• Sabtu, 25 September 2021

Bupati Bogor Evaluasi Hasil Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Puncak

- Senin, 6 September 2021 | 19:38 WIB
Bupati Bogor Saat Memimpin Apel Kesiapan Uji Coba Ganjil Genap di Bogor
Bupati Bogor Saat Memimpin Apel Kesiapan Uji Coba Ganjil Genap di Bogor

BOGOR - Berdasarkan hasil peninjauan langsung uji coba penerapan ganjil genap di kawasan Puncak Kabupaten Bogor, di hari kedua uji coba Bupati BogorAde Yasin ungkap ada 40% kendaraan yang menuju Puncak berhasil diputar balik. (05/09/2021)

Sedangkan 60% kendaraan berhasil lolos memasuki kawasan Puncak yaitu yang berplat genap, dilengkapi juga dengan pemberlakukan penerapan aplikasi peduli lindungi untuk bisa lolos masuk ke hotel, restoran dan tempat wisata konservasi, ungkap Ade Yasin, usai apel gabungan uji coba penerapan ganjil genap di Simpang Gadog.

 

“Ini baru hari kedua uji coba, kita akan laksanakan selama 2 Minggu setiap Jumat sampai Minggu. Kemarin hari jumat masih sedikit, jadi tidak terlihat kemacetan dan terkendali karena baru hari pertama, sosialisasi juga barang kali belum signifikan sampai ke masyarakat. Hari ini (Sabtu-red) biasanya ramai, dari pagi semua petugas sudah jaga disini sampai siang ini antrian kendaraan masih panjang,” katanya

Situasi Uji Coba Ganjil Genap Jalur Puncak Bogor

“Ada 40% kendaraan yang diputar balik dan 60% masuk wilayah Puncak, kebijakan ini kami lakukan semata-mata untuk menghindari klaster baru di Puncak. Ini masih sosialisasi dan uji coba kalau ada yang keberatan segara disampaikan kepada kami,” tegas Ade Yasin.

 

Menurut Bupati Bogor, uji coba ganjil genap ini langkah yang efektif tidak perlu juga melihat peduli lindungi di penyekatan awal, yang ganjil dibelokan yang genap lurus tetapi tetap untuk berkunjung hotel, restoran dan wisata konservasi tetap terapkan aplikasi peduli lindungi.

“Selama PPKM ini kita terapkan, tetapi ini belum bisa jadi permanen, karena ini masih dalam kondisi PPKM, tujuannya menghindari klaster-klaster baru dan kerumunan orang di wilayah puncak, karena baru dua hari belum bisa kita evaluasi, kita hanya baru memutarbalikkan saja. Minggu depan kita mulai lakukan penilaian efektif, untuk sistem buka tutup masih relatif karena situasional sifatnya,” imbuh Ade Yasin.(***)

Halaman:

Editor: Ahmad Sofyan

Tags

Terkini

Langgar Ketentuan PPKM, Polisi Segel Kafe Dan Bar Tebet

Selasa, 21 September 2021 | 15:09 WIB

Percepatan Vaksin Jabar, Juga Dikebut Kuningan 

Selasa, 21 September 2021 | 06:04 WIB

Uji Coba Pengunjung Mall Usia 12 Tahun ke Bawah

Senin, 20 September 2021 | 21:42 WIB
X