• Sabtu, 25 September 2021

Perusahaan Buang Limbah Ke Sungai, Ini Sanksinya

- Rabu, 8 September 2021 | 14:16 WIB

BEKASI –Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan akan nemberi sanksi bagi perusahaan yang menyebabkan kali Cilemahabang tercemar. Dirinya siap memberikan sanksi agar ada efek jera sehingga perusahaan tidak lagi membuang limbahnya ke aliran sungai.

"Kalau sudah ada buktinya dan diakui oleh perusahaan yang bersangkutan, kita akan umumkan perusahaan mana saja yang membuang limbahnya ke sungai Cilemahabang dan mencemari sungai tersebut,” tegas Dani Ramdan saat dikonfirmasi media setelah melakukan peninjauan vaksinasi pelajar di pesantren Hidayatunnajah Pebayuran pada Selasa, (07/09/21).

Baca Juga: Pondok Pesantren Al Kamiliyah Cibogo Sediakan 1000 Vaksin Pertama Untuk Santri

Sidak yang dilakukan pada Senin (06/09/21), Bupati bersama Forkopimda menyisir sungai Cilemahabang dan menemukan dua titik outlet aliran limbah yang mengalir ke sungai.

Namun, dua titik outlet itu merupakan campuran dari berbagai pabrik yang membuang limbahnya ke Cilemahabang.

"Makanya kami terus menyisir dari pabrik mana saja limbah itu keluar tanpa pengolahan terlebih dahulu,” katanya.

Lanjut ia, sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi pernah menegur perusahaan-perusahaan pembuang limbah ilegal. Tetapi sayangnya, teguran itu tidak pernah ditanggapi pihak perusahaan sehingga buang limbah ke aliran sungai masih terus terjadi.

Baca Juga: Buntut Insiden Terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang, Kemenkumham Wilayah Banten Buka Crisis Center 08138355775

Namun, untuk kali ini, Pj Bupati Bekasi akan memberikan sanksi kepada perusahaan tersebut.

Kepastian sanksinya seperti apa akan diserahkan langsung kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

Halaman:

Editor: Nenden Nur Himami

Tags

Terkini

Langgar Ketentuan PPKM, Polisi Segel Kafe Dan Bar Tebet

Selasa, 21 September 2021 | 15:09 WIB

Percepatan Vaksin Jabar, Juga Dikebut Kuningan 

Selasa, 21 September 2021 | 06:04 WIB

Uji Coba Pengunjung Mall Usia 12 Tahun ke Bawah

Senin, 20 September 2021 | 21:42 WIB
X