• Sabtu, 25 September 2021

Tertangkap Basah, Penyelundupan Harimau Sumatera

- Sabtu, 11 September 2021 | 12:01 WIB

LAMPUNG – Jajaran Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan penyelundupan kulit harimau sumatera dan ratusan kilogram daging celeng serta ratusan jenis burung dilindungi.

Keberhasilan para petugas dalam memberantas para pelaku penyelundupan hewan dilindunngi ini, berkat kejelian para anggota yang saat melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan yang akan melewati pintu masuk pelabuhan ASDP Bakauheni sebelum melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Merak Banten.

”Barang bukti ini adalah hasil kerja keras kita bersama selama dua bulan dalam ungkap kasus masalah UU Karantina dan Perlindungan Konservasi,” ujar Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Jumat (10/9/2021), saat melakukan rilis pers bersama awak media di halaman KSKP Bahakuheni.

Baca Juga: Pusat Perbelanjaan Kota Denpasar Mulai Beroperasi, Ini syaratnya..


Ungkap kasus ini dimulai dengan adanya pengiriman kulit Harimau Sumatera melalui jasa expedisi, kemudian seperti biasa pihaknya melakukan cek dan control delivery, dan ditemukan satu orang tersangka atas nama BS (30) warga Indramayu, Jawa Barat.

Saat dilakukan pengembangan pihaknya juga menemukan barang bukti (BB) berupa 1 lembar kulit harimau, 1 buah Kepala Harimau, 2 buah kepala Kijang, 203 gigi Beruang Madu, 120 Kuku Beruang Madu, 30 buah Gelang yang terbuat dari Gading Mammot, 5 buah cincin yang terbuat dari Gading Mammoth, 14 buah pipa rokok yang terbuat dari tulang Ikan Duyung atau Ikan Dugong, 5 buah Dompet terbuat dari kulit Harimau Sumatera, 1 biah Peci yang terbuat dari kulit Harimau Sumatera, 1 buah Kota warna Coklat dengan nomor ResiJDO138081951, 1 buah HP merk Oppo A35 warna biru, 1 buah ATM BRI warna biru An. Beni Susanto.” papar Kapolres Lamsel.

Baca Juga: Lettu Hangga “Rocket” Dwipayana Putra Raih 1000 Jam Terbang F-16 Fight Falcon

Saat ini barang bukti bersama para pelaku sudah diamankan di Mapolres Lamsel, guna dilkukan penyidikan lebih lanjut, dan akan dikenakan pasal 21 (2) dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dende Rp5 miliar.

Selain itu saat ini pihaknya juga melakukan pengembangan dalam kasus ini hingga ke Sumatera Selatan, mudah-mudahan dapat mengungkap lebih luas dalam perkara ini.

”Kami juga masih melakukan pengembangan ke Sumsel, mudah-mudahan dapat mebgungkan lebih luas perkara ini,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa jenis burung dilindungi yang dimasukan ke dalam 12 kardus, sebanyak 68 ekor dengan rincian 42 ekor burung jenis Cica Daun Sumatera, 8 ekor burung Murai Air amancur, 8 ekor burung Sikatan Rimba Dada Coklat (SRDC), 5 ekor burung Poksai Hitam/Rambo, 4 ekor burung Seledang biru dan 1 ekor burung Mancung.

Halaman:

Editor: Nenden Nur Himami

Tags

Terkini

Langgar Ketentuan PPKM, Polisi Segel Kafe Dan Bar Tebet

Selasa, 21 September 2021 | 15:09 WIB

Percepatan Vaksin Jabar, Juga Dikebut Kuningan 

Selasa, 21 September 2021 | 06:04 WIB

Uji Coba Pengunjung Mall Usia 12 Tahun ke Bawah

Senin, 20 September 2021 | 21:42 WIB
X