• Sabtu, 25 September 2021

Industri Digital Memiliki Potensi Besar Di Jawa Barat

- Senin, 13 September 2021 | 17:07 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji dalam Roadshow Gerakan Nasional 1.000 Starup Digital Institut Teknologi Bandung yang dilakukan secara daring, Sabtu (11/9/2021). (Foto : PPID Privinsi Jawa Barat) (PPID Provinsi Jawa Barat)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji dalam Roadshow Gerakan Nasional 1.000 Starup Digital Institut Teknologi Bandung yang dilakukan secara daring, Sabtu (11/9/2021). (Foto : PPID Privinsi Jawa Barat) (PPID Provinsi Jawa Barat)

Logo Satgas PED, Pemprov Jabar, Dispusipda Jabar

BANDUNG, MITRANEWS.NET – Industri digital memiliki potensi sangat besar di Provinsi Jawa Barat. Saat ini saja pengguna internet di Indonesia mencapai 200 jutaan dan 98,2 persen diantaranya merupakan pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji dalam Roadshow Gerakan Nasional 1.000 Starup Digital Institut Teknologi Bandung yang dilakukan secara daring, Sabtu (11/9/2021).

Dia menjelaskan, penetrasi internet yang besar menjadi modal besar bagi Indonesia untuk mengembangkan _e-commerce_ dan bisnis berbasis teknologi digital di Tanah Air.

Volume bisnis _e-commerce_ di Indonesia diprediksi akan mencapai USD 124 miliar di tahun 2025. Di sisi lain, salah satu faktor pendukung yang menentukan kemajuan sebuah negara adalah jumlah entrepreneur. 

Jawa Barat, lanjut Setiaji, memiliki potensi yang cukup besar dalam upaya meningkatkan industri digital. Selain memiliki jumlah penduduk yang mencapai 50 juta orang juga didukung potensi alam yang dikembangkan dan dipromosikan secara digital.

“Bicara potensi Jawa Barat, pertama berbatasan dengan Ibukota Negara, penduduknya paling banyak sekitar 50 juta, tersebar di pegunungan, hutan, pantai, persawahan,” jelas Setiaji. 

Baca Juga: Jelang Musyawarah Olahraga Kota Surabaya Masa Bakti 2021-2025

Dengan jumlah desa yang mencapai 5.312 dan 600 lebih kelurahan, Jawa Barat fokus mengembangkan teknologi inklusif yang artinya bukan hanya diakses masyarakat kota tapi masyarakat desa.

Halaman:

Editor: Doni Ardon

Tags

Terkini

Langgar Ketentuan PPKM, Polisi Segel Kafe Dan Bar Tebet

Selasa, 21 September 2021 | 15:09 WIB

Percepatan Vaksin Jabar, Juga Dikebut Kuningan 

Selasa, 21 September 2021 | 06:04 WIB

Uji Coba Pengunjung Mall Usia 12 Tahun ke Bawah

Senin, 20 September 2021 | 21:42 WIB
X