• Senin, 26 September 2022

Pj Bupati Dani Ramdan Berharap Perda ABT Tepat Waktu

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 08:18 WIB
Rapat paripurna perubahan APBD 2021.  (Diskominfostansik Kab. Bekasi)
Rapat paripurna perubahan APBD 2021. (Diskominfostansik Kab. Bekasi)

BEKASI, MITRANEWS.NET – Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan berharap agar Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2021 bisa selesai tepat waktu agar program kegiatan akhir tahun pemerintah daerah terlaksana dengan baik. “Harus sesuai pokok pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan pendapatan lainnya,” jelas Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam sambutannya pada Paripurna Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (07/10/2021).

Pada Paripurna itu, Dani menginginkan agar Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD bisa selesai tepat waktu dan dilandasi adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan pada APBD Murni 2021, baik dari sisi pendapatan ataupun belanja daerah.

“Dari sisi pendapatan, penyesuaian harus dilakukan dengan pokok pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan pendapatan lainnya,” jelas Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam sambutannya.

Adapun dari sisi belanja, lanjut Dani, penyesuaian juga perlu dilakukan untuk beberapa alokasi anggaran kegiatan di beberapa perangkat daerah dalam rangka pengendalian Covid-19.

Selain itu juga dilandasi dari keberadaan sisa saldo anggaran lebih dari tahun sebelumnya.
“Dan itu harus digunakan pada tahun berjalan sesuai dengan audit BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Bekasi Tahun 2020,” katanya.

Dani menjelaskan, prioritas plafon anggaran RAPBD Perubahan yang telah disepakati bersama di antaranya yaitu pendapatan daerah yang diproyeksikan Rp 5,77 triliun menjadi Rp 5,73 Tirliun. Jumlah tersebut mengalami penyesuaian atasu pengurangan sebesar Rp 42,01 M lebih.

Penyesuaian pendapatan daerah tersebut disebabkan ada penyesuaian target pendapatan asli daerah sebesar Rp 105,72 M.

"Namun demikian, terdapat penambahan target pendapatan daerah bersumber dari pendapatan transfer sebesar 32,93 Miliar lebih dan penambahan dari lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 30,77 Miliar lebih,” ujar Dani.

Sementara itu, belanja daerah, mengalami penambahan sebesar Rp 267,64 Miliar lebih dari alokasi semula sebesar Rp 6,69 Triliun menjadi Rp 6,96 Triliun.

Halaman:

Editor: Doni Ardon

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Aksi Cukong di Belakang Para Calon Pemimpin

Minggu, 25 September 2022 | 02:38 WIB

Wali Kota Nasrudin Azis Respon Positif 'Selasa Nyerbon'

Jumat, 23 September 2022 | 22:46 WIB
X