• Kamis, 18 Agustus 2022

Polres Melawi Bersama Instansi Terkait Gelar Rakor Pencegahan dan Penanganan Penyakit PMK

- Senin, 16 Mei 2022 | 10:50 WIB

MITRANEWS. NET - Dalam upaya penanganan dan pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Melawi, Polres Melawi Polda Kalbar menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah Instansi terkait dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi pada Minggu, (15/5/2022) sekitar pukul 15.00 wib.

Kegiatan Rakor ini dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi, dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi, Drs. Syaiful Khoir, Kasat Binmas, AKP Haryono, Kasat Intelkam, Iptu I Nengah Muliawan, Kanit Tipidkor Satreskrim, Ipda Yoga, S. Tr. K, Ipda Togap dan drh. Iwan Kusuma.

Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kasat Intelkam, Iptu I Nengah Muliawan menyampaikan, kegiatan Rakor tersebut merupakan langkah awal dalam upaya merencanakan dan penanganan penyakit PMK pada hewan ternak khususnya di Wilayah Kabupaten Melawi.

"Ada tiga tahapan yang akan dilaksanakan kedepannya, khusus upaya untuk mengendalikan dan mencegah tertularnya penyakit PMK pada hewan ternak di Kabupaten Melawi ini. Karena di Provinsi Kalimantan Barat ini sudah ada ditemukan penyakit PMK pada hewan ternak, kedepannya keluar masuknya hewan ternak di Kabupaten Melawi ini harus diawasi dengan sangat ketat. Ini adalah upaya pencegahan agar penyakit PMK ini tidak meluas," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Perikanan Drs. Syaiful Khoir menyampaikan ucapan terima kasihnya atas koordinasi awal dari Polres Melawi dalam penanganan dan pencegahan PMK di Kabupaten Melawi.

"Kami sudah mengirimkan surat kepada Kapolres Melawi untuk meminta pendampingan dari pihak Polri tentang pelarangan pemotongan sapi betina produktif. Selain itu, Kami juga sudah membuat pamflet atau selebaran terkait PMK ini. Dan membentuk satgas respon, pendataan RPH dan TPH. Selanjutnya, akan dilaksanakan rapat bersama pada hari Jumat tanggal 20 Mei 2022 dengan mengundang pihak Kepolisian dari Polres Melawi," terangnya.

dokter hewan Iwan Kusuma yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan tindakan awal sebelum adanya giat pengadaan hewan ternak bahwa telah menghubungi pengepul untuk tidak membeli sapi dan kambing dari luar Kabupaten Melawi yaitu dari daerah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

"Kasus telah terjadi di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Hewan yang rawan terpapar PMK yaitu hewan sapi, sedangkan hewan seperti kambing dan babi hanya sebagai perantara saja. Virus dapat bertahan diluar selama 1 bulan. Ciri-ciri hewan yang terpapar diantaranya demam, pincang dan mulut berliur, sampai saat ini di Wilayah Kalbar belum memiliki vaksin untuk hewan terpapar PMK," jelasnya.

Lanjutnya, "Kewaspadaan terhadap hewan menular, langkah awal akan mengadakan pengobatan berupa pemberian vitamin. Mencegah masuknya hewan potong dari luar Kabupaten Melawi, hari Kamis nanti akan dilaksanakan pemberian vitamin pada hewan ternak di Desa Landau Tubun Kecamatan Pinoh Selatan," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Didik Purnomo

Sumber: Mitranews.net, Humas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sindo Express

Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:32 WIB

Polda Kalbar Gelar Upacara HUT RI Ke-77

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:46 WIB
X