• Sabtu, 25 Juni 2022

Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan di PT PGAS Solution, Kejati DKI Naikkan Ke Penyidikan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:46 WIB
Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashary Syam, SH. MH. (Foto : Instagram @kejati_dkijakarta)
Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashary Syam, SH. MH. (Foto : Instagram @kejati_dkijakarta)

MITRANEWS.NET -Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mulai melakukan penyidikan dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan di PT PGAS Solution.


Hal itu dilakukan setelah Kejati DKI Jakarta menaikan status dari penyelidikan ke tingkat penyidikan dalam kasus dugaan korupsi PT PGAS Solution.


"Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah meningkatkan status penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada PT. PGAS Solution dalam pembelian dan sewa alat pembuatan sumur Geothermal di Sabang Aceh pada tahun 2018 ke tahap penyidikan," kata Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam dalam keterangannya yang diterima media ini, Rabu 22 Juni 2022.

Baca Juga: PMK Meluas Pemerintah Bentuk Satgas


Ia mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi tersebut berawal pada 2018 PT PGAS Solution memperoleh pekerjaan pembelian dan sewa alat (blow out preventer) untuk kebutuhan pembuatan sumur Geothermal di Sabang, Aceh dari PT TAK.


Kemudian untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, PT PGAS Solution menerbitkan Purchase Order (order pembelian) kepada PT ANT sebagai penyedia alat dengan nilai pembelian sebesar Rp 22.022.784.300, (Rp 22 miliar lebih).


"Sedangkan untuk pekerjaan sewa alat dengan nilai anggaran sebesar Rp 9.7 miliar lebih," ucap Ashari.

Baca Juga: Ketua Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Bekasi Terima Surat Rekomendasi Dari Badan Narkotika Kabupaten Bekasi


Sehingga total keseluruhan pekerjaan itu anggarannya sebesar Rp. 31.724.784.300,00, (Rp 31 miliar lebih.

Halaman:

Editor: Hedy Herdyanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X