• Sabtu, 26 November 2022

Tegas, Kejati DKI Jakarta Sita Aset Mafia Tanah Cipayung

- Jumat, 9 September 2022 | 15:51 WIB
Jaksa penyidik lakukan penyitaan berupa sebidang tanah dan bangunan seluas 200 meter persegi yang terletak di Perumahan Pesona Kayangan Blok FI Nomor 09 Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Jawa Barat milik tersangka HH (Mitranews.net)
Jaksa penyidik lakukan penyitaan berupa sebidang tanah dan bangunan seluas 200 meter persegi yang terletak di Perumahan Pesona Kayangan Blok FI Nomor 09 Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Jawa Barat milik tersangka HH (Mitranews.net)

MITRANEWS.NET - JAKARTA - Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah melakukan penyitaanbeberapa aset tersangka terkait perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) dalam kegiatan pembebasan lahan oleh Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta di Kecamatan Cipayung Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2018.

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Dr. Reda Manthovani melalui Asisten Pidana Khusus
Kejati DKI Jakarta Nurcahyo Jangkung Madyo, SH., MH menjabarkan, jaksa penyidik telah
melakukan penyitaan aset milik mantan kepala UPT Tanah Dinas Kehutanan Provinsi DKI
Jakarta yaitu tersangka HH dan MTT

"Jaksa penyidik melakukan penyitaan berupa sebidang tanah dan bangunan seluas 200 meter persegi yang terletak di Perumahan Pesona Kayangan Blok FI Nomor 09 Kelurahan
Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Jawa Barat milik tersangka HH," ujar Nurcahyo
dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Jumat (9/9) siang.

Baca Juga: Waspadai Akun Facebook Palsu Pamdes Beloyang Minta Pulsa

Dia menambahkan, jaksa penyidik juga melakukan penyitaan berupa 1 (satu) Unit Mobil Merk Toyota type Kijang Innova dan 1 (satu) unit Motor Kawasaki Tipe BJ175A milik Tersangka JF (makelar tanah) serta 1 (satu) Unit Mobil Merk Audi A6 milik Tersangka MTT (swasta).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum ) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Ade Sofyansah menambahkan, bahwa penyitaan dilakukan dalam rangka pemulihan kerugian keuangan negara dan asset-aset yang disita tersebut diduga diperoleh/dibeli oleh para Tersangka dari hasil tindak pidana korupsi pembebasan lahan di Kelurahan Setu Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur oleh Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta tahun 2018.

Selain itu, berdasarkan penyidikan akibat dari perbuatan para tersangka kerugian negara cq
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kurang lebih sebesar Rp. 17.770.209.683,- (tujuh belas
milyar tujuh ratus tujuh puluh juta dua ratus Sembilan ribu enam ratus delapan puluh tiga
rupiah).

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, TPID Kota Cirebon Gelar Operasi Pasar

“ Penyitaan tersebut dilakukan Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta berdasarkan
persetujuan dalam hal ini Pengadilan Negeri Depok,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Muzer

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faizal Hafan Farid: PKS Sudah Membuka Posko di Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 07:51 WIB
X