• Sabtu, 26 November 2022

Bareskrim Polri Tangkap S Cukong Kayu Ilegal di Kalbar dan Sita 10,6 Kubik Kayu

- Jumat, 23 September 2022 | 22:15 WIB
Konferensi Pers Bareskrim Polri Pengungkapan Kasus Illegal Logging di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat  (Foto Dok MITRANEWS.NET)
Konferensi Pers Bareskrim Polri Pengungkapan Kasus Illegal Logging di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat (Foto Dok MITRANEWS.NET)

MITRANEWS.NET - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri bersama Polda Kalbar menangkap pengusaha kayu berinisial S dan menyita 10,6 kubik kayu yang berasal dari Kabupaten Ketapang pada 7 September 2022 lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan tersangka S adalah orang yang bertanggung jawab atas kegiatan industri primer CV. SMS dan CV. BGI di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya.

Baca Juga: Polda Kalbar Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67

"Penetapan tersangka S bermula dari diamankannya 2 unit truk yang mengangkut kayu dan kemudian dilakukan pengembangan oleh tim penyidik. Modus pelaku menggunakan satu dokumen untuk mengangkut kayu berulang-ulang kali. Dan kayu tersebut bukan berasal dari hutan yang semestinya," ujar Ahmad Ramadhan pada Jumat, (23/9).

Baca Juga: Gubernur Bersama Kapolda Kalbar dan Pangdam XII/Tpr Lepas Peserta Rally Wisata Bhakti Bhayangkara Khatulistiwa

Barang Bukti Kayu Yang Berhasil Disita Bareskrim Polri dan Polda Kalbar ditempat Penampungan di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya. (Foto Dok MITRANEWS.NET)

Dirinya pun menerangkan dari pengungkapan kasus ilegal logging tersebut sudah ada 22 orang saksi yang dimintai keterangan. Dan kemudian satu orang berinisial S telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Wakapolda Kalbar Lepas Peserta Rally Wisata Bhakti Bhayangkara Khatulistiwa di Bengkayang

"Jumlah kayu yang kami amankan ada ribuan kubik. Tapi yang sudah dihitung oleh saksi ahli ada 10,6 kubik dan ada ribuan kubik lagi yang masih dalam proses penghitungan. Kayu tersebut berasal dari kabupaten Ketapang," jelasnya.

Halaman:

Editor: Didik Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faizal Hafan Farid: PKS Sudah Membuka Posko di Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 07:51 WIB
X