• Sabtu, 26 November 2022

Konversi Kompor Gas LPG ke Kompor Listrik Yang Menyengat Orang Miskin

- Minggu, 25 September 2022 | 17:38 WIB
Opini Jacob Ereste berjudul "Konversi Kompor Gas LPG ke Kompor Listrik Yang Menyengat Orang Miskin"
Opini Jacob Ereste berjudul "Konversi Kompor Gas LPG ke Kompor Listrik Yang Menyengat Orang Miskin"

 

 




 

Konversi Kompor Gas LPG ke Kompor Listrik Yang Menyengat Orang Miskin. Ditulis oleh: Jacob Ereste, Penulis Buku dan Wartawan Senior.

 

Uji coba yang tak perlu dilakukan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) untuk mendorong konversi LPG ke kompor listrik yang hanya bisa digunakan dengan daya 1.000 watt. Karena masalahnya bukan saja soal kompor yang tidak mencukupi. Tapi daya pasang listrik milik rakyat miskin umumnya cuma dibawah 1.000 watt. Jadi kompor yang memerlukan daya listrik 1.000 watt itu hanya mungkin dimiliki orang kelas menengah ke atas.

Karena itu pemerintah lantas mewacanakan untuk menghapus data listrik 450 watt yang banyak dimiliki oleh rakyat miskin. Maka itu artinya akan menambah beban hidup rakyat yang sudah sulit untuk membayar rekening listrik yang pasti akan meningkat pula biaya maupun pemakaiannya.

Rencana pengadaan kompor listrik sebanyak 300.000 unit jelas amat sangat tidak memadai. Belum lagi kemudian rakyat masih harus ikut menanggung kenaikan biaya dan perakalan yang tidak murah untuk ukuran rakyat kelas menengah ke bawah.

Rencana Perusahaan Listrik Negara hendak mememenuhi keperluan 15.3 juta pelanggan yang diharap untuk tahun ini saja, suatu yang mustahil dapat dilakukan. Kecuali dengan cara pemaksaan yang terus mendapat perlawanan dari rakyat. Karena rakyat sudah tidak berdaya untuk menanggung beban hidup yang semakin berat.

Halaman:

Editor: Ayatullah Chumaini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faizal Hafan Farid: PKS Sudah Membuka Posko di Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 07:51 WIB
X