• Sabtu, 26 November 2022

Tidak Terbukti, Kasus Laporan Ketua PD Muhammadiyah Karawang Dihentikan

- Minggu, 25 September 2022 | 21:24 WIB
Kasus Laporan Ketua PD Muhammadiyah Dihentikan. (Mitranews.net)
Kasus Laporan Ketua PD Muhammadiyah Dihentikan. (Mitranews.net)

MITRANEWS.NET - Karawang, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat (Jabar) telah menghentikan penyelidikan kasus dugaan tindak pidana yang menimpa Ketua PD Muhammadiah terkait tuduhan perbuatan memanipulasi dokumen tanah milik organisasi menjadi atas nama pribadi. Pihak kuasa hukum terlapor atas nama Maman Kosman pun mengapresiasi langkah kepolisian.

Penghentian penyelidikan itu disampaikan melalui Surat Ketetapan tentang Penghentian Penyelidikan nomor Nomor : S TAP/ 66/VIII 2022/Ditreskrimum ditandatangani Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol K. Yani Sudarto S.I.K. M.Si.

Surat tersebut menyebutkan, memutuskan untuk menghentikan penyelidikan atas laporan pengaduan dari saudara Nino Sukarno nomor LP/B/52/1/2022/SPKT/Polda Jabar dan dikenakan KUHP pasal 266, junto pasal 374 KUHP.

Konferensi Pers Pimpinan Daerah Muhammadiah Kabupaten Karawang di Aula K.H Ahmad Dahlan Islamic Center  Muhammadiah Karawang, Kuasa Hukum LBH PP Muhammadiah Ghufron S.H M.H selaku kuasa hukum terlapor, bahwa kasus pelaporan Nino CS dihentikan oleh Ditreskrimum Polda Polda Jabar karena tidak ditemukan adanya tindak pidana.

"Laporan Polisi yang disampaikan oleh Nino CS itu setelah dilakukan upaya penyelidikan, pemeriksaan saksi dan alat alat bukti surat dan sebagainya, kemudian jajaran Polda Jabar gelar perkara bahwa laporan tersebut tidak bisa ditindak lanjuti atau dihentikan karena tidak ditemukan adanya tindak pidana," kata Ghufron saat jumpa awak media, di Minggu ( 25/09/2022).

Lebih lanjut Ghufon menyampaikan, warga Muhammadiyah Karawang meminta untuk mendesak pihak Nino Cs untuk dilapor balik, atas dugaan pencemaran nama baik Ketua PDM Muhammadiah Karawang.

"Memang kami ada desakan dari Kader Muhammadiyah terhadap Nino CS, tetapi kita harus melalui mekanisme di PP Muhammadiyah, tentu kami akan bahas dalam, tidak sekedar melaporkan tetapi kita harus memastikan alat bukti untuk melakukan langkah langkah hukum Polda Jabar atau mungkin di Polres Karawang," ujar Ghuron.

Masih kata Ghufron, Nino CS juga dianggap  melakukan pelanggaran di AD/ ART Muhammadiah dan menjadi aktor provokasi dengan niat melakukan unjuk rasa saat kedatangan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Hal itu terjadi saat Pimpinan Pusat Muhammadiah mau menghadiri peletakan batu pertama di MBS, dengan ancaman akan menggerakkan massa untuk unjuk rasa," jelas Ghufron.

Halaman:

Editor: Ida Mulyani

Sumber: Mitranews.net

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faizal Hafan Farid: PKS Sudah Membuka Posko di Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 07:51 WIB
X