Wabup Selayar, Ikan Hasil Tangkapan di Luar Lokasi Layak Konsumsi

- Minggu, 22 Januari 2023 | 11:31 WIB
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH. (Mitranews.net)
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH. (Mitranews.net)

MITRANEWS.NET (Selayar), Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH, menegaskan, ikan hasil tangkapan di luar lokasi terdampak perubahan warna dan aroma air laut, tidak bermasalah.

Hal tersebut disampaika dalam undangan acara bakar ikan dan makan bersama yang diselenggarakan warga nelayan dan pedagang ikan di kompleks Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Bonehalang, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Sabtu, (21/01/2023).

Pembaca media cetak bersama pengguna plus pembaca media sosial diharapkan mampu memilah dan memilih dari mana ikan hasil tangkapan berasal.

"Bila hasil tangkapan datang dari luar daerah terdampak, maka Insyaa Allah, ikan dimaksud, aman untuk dikonsumsi dan tidak bermasalah bagi kesehatan, maupun keselamatan manusia", terang Wabup, dihadapan warga serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, ikut hadir bersama Sekretaris Dinas Lingkungan dan Kehutanan.

Saiful Arif menegaskan, ia hadir untuk memberikan informasi dan kesan bagi masyarakat bahwa hanya ikan dari daerah terdampak saja yang sampai hari ini masih tetap harus diwaspadai dan tetap harus hati hati untuk dikonsumsi.

Pemerintah telah turun ke lapangan, pada hari Rabu (18/01), bertepatan dengan hari kedua, perubahan warna serta aroma air laut dan mendeteksi apa yang terjadi di lokasi.

"Kendati begitu, kita tidak boleh berasumsi dan harus tetap menantikan hasil uji laboratorium, baik yang dilakukan di Universitas Hasanuddin, (UNHAS), maupun karantina ikan Makassar, untuk menentukan penyebab pasti menggeleparnya ikan disekitar lokasi terdampak, apakah karena pengaruh oksigen atau racun", terang Saiful Arif

Ucapan terima kasih tak terhingga disampaikan Saiful Arif, atas dukungan seluruh pihak dan instansi tekhnis berkompoten untuk menenangkan masyarakat.

"Terkait akan hal tersebut, masyarakat diharapkan tidak terburu buru mengkonsumsi ikan hasil tangkapan di sekitar lokasi terdampak perubahan warna serta aroma tidak sedap air laut", ujar Saiful Arif

Halaman:

Editor: Ida Mulyani

Sumber: Mitranews.net

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X