• Selasa, 26 Oktober 2021

Sengketa Pemilihan Wakil Bupati Bekasi Sisa Periode 2017-2022

- Kamis, 23 September 2021 | 21:22 WIB
Sengketa kursi Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022.
Sengketa kursi Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menyelesaikan tahapan pemeriksaan dalam penyelesaian sengketa hasil Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Bekasi yang dilakukan DPRD Kabupaten Bekasi tanggal 18 Maret 2020.

BEKASI, MITRANEWS.NET - Berdasarkan keterangan yang disampaikan Mendagri di Kabupaten Bekasi, Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Bekasi yang dilakukan DPRD Kabupaten Bekasi cacat secara prosedur karena tidak sesuai ketentuan (inkonstitusional). Sehingga Kemendagri memutuskan hasil pemilihan tersebut tidak sah. 

Adapun terkait hasil Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi pada Rabu, 21 Juli 2021 tentang Pemberhentian Bupati Bekasi (Alm) Eka Supria Atmaja dan usulan pelantikan wakil bupati hasil pemilihan 18 Maret 2020, Mendagri mengatakan kemungkinannya kecil bagi Marzuki untuk dapat dilantik. Hal itu mengingat masa jabatan yang akan diemban sudah tidak memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga: Selama Pandemi Covid 19, Ridwan Kamil Bertambah Harta, Anies Merosot

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian menyatakan hasil pemilihan wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 inkonstitusional.

Berbagai aksi dan reaksi bermunculan menanggapi penyelesaian sengketa Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Bekasi oleh Mendagri

Sebagian kalangan menyebut penyelesaian sengketa pilwabup yang dilakukan Mendagri dinilai jauh dari penggalian fakta dalam mewujudkan keadilan substantif.

Mendagri dianggap tidak berwenang memutuskan sengketa pemilu, apalagi mengadilinya.

Begitupun pertimbangan dari cara penyelesaian Kemendagri yang tidak dapat diterima para pihak karena lebih menekankan pada aspek legal standing atau kedudukan pengusul (DPRD) dan batas waktu pengajuan usulan. 

Halaman:

Editor: Doni Ardon

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Periksa WC Sultan, KPK Datangi SDN di Pebayuran

Rabu, 6 Oktober 2021 | 16:50 WIB

KPK Selidiki Pembelian LNG di Pertamina

Rabu, 6 Oktober 2021 | 05:29 WIB

Lapas 1 Tangerang Overload, Idealnya Diisi 600 Napi

Sabtu, 11 September 2021 | 09:12 WIB

Halusinasi, Ibu Kandung Tega Cungkil Mata Anaknya 

Senin, 6 September 2021 | 02:09 WIB
X