• Sabtu, 25 Juni 2022

Debt Collector Tarik Paksa Kendaraan Milik Ketua LSM

13 November 2021
https://youtu.be/nV_LXYJBYqY Debt Collector Tarik Paksa Kendaraan Milik Ketua LSM #debtcollector #lsmgmbi Debt Collector Hendak Rampas Mobil, Provokasi Massa Teriak Rampok, Braaak! JATENG - Upaya perampasan dilakukan sekelompok debt collector terhadap kendaraan milik nama inisial HRG, salah satu ketua LSM asal Kabupaten Bekasi di jalan raya Purwokerto, Kecamatan Aji Barang, Jawa Tangah, Sabtu, 13 November 2021. Aksi tersebut sempat divideokan warga dan menjadi viral di media sosial.  Dalam video berdurasi 20 detik itu terlihat adanya aksi kejar kejaran yang dilakukan pihak debt collector terhadap kendaraan warna hitam jenis Pajero dengan nopol B 800 KSU di jalan raya Purwokerto Jawa Tengah. Kendaraan milik HRG dalam kondisi rusak parah di bagian belakang seperti belum lama kena tabrak kendaraan dari arah belakang.  Warga yang memvideokan kejadian tersebut sempat berkomentar dan menyebutnya sebagai peristiwa tabrak lari.  Pada tayangan video berikutnya, sekelompok debt collector terlihat berusaha merebut paksa kendaraan bernomor polisi B 800 KSU di jalanan. Pelaku bahkan memaki supir dan penumpang di dalamnya dengan kata-kata kasar. Pihak debt collector lalu menarik paksa HRG dari dalam mobil dan sempat terjadi upaya perlawanan dilakukan HRG. Namun upaya tersebut tidak berhasil lantaran HRG dan penumpang dalam kendaraam diancam membawa senjata tajam. Kedua tangan HRD pun diikat dan dibuat tidak berkutik. Dalam video lainnya, terlihat kendaraan jenis Pajero bernopol B 800 KSU itu dirusak sejumlah massa depan Mapolsek Ajibarang.  Massa meneriaki penumpang di dalamnya dengan sebutan rampok dan mengancam hendak membakarnya jika tidak keluar dari dalam mobil.  Anggota Polsek Ajibarang yang melihat peristiwa itu berusaha melindungi HRG dan penumpang di dalamnya dari amukan massa.  Meski berhasil diamankan keluar dari dalam mobil, namun sopir dan anak buah HRG sempat dipukuli massa yang sudah terhasut isu bahwa penumpang kendaraan di dalamnya sebagai kawanan perampok.  Aksi perampasan kendaraan oleh debt collector itu viral di media sosial yang beredar di Whatsapp Group Ruang Informasi dan beberapa WAG lainnya serta facebook.  "Lagi ditangani semoga urusan bang box u selesai," singkat Ketua Umum LSM GMBI, Mochamad Fauzan Rahman dalam pesan tertulisnya kepada Mitranews.net. Terkait video yang beredar viral di media sosial tersebut, salah satu penumpang dalam kendaraan Fajero bernopol B 800 KSU, Bahari mengatakan terjadi kesalahpahaman antara warga dengan pihaknya yang dipicu pihak debt collector.  "Sejumlah orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai debt collector hendak merampas kendaraan milik HRG dan meneriakinya kami maling sehingga warga terhasut dan terjadi aksi main hakim sendiri," terangnya.  Ada 5 orang yang menumpangi kendaraan Fajero berwarna hitam tersebut, salah satunya HRG, pemilik kendaraan.  Bahari menuturkan, peristiwa tersebut bermula setelah dirinya dan HRG serta 3 penumpang yang lain selesai makan di depan SMA 3 Purwokerto sekitar jam 15:45 sore.  Tiba-tiba muncul puluhan orang yang mengaku sebagai debt collector dan menghampiri pihak pemilik kendaraan.  "Mereka (debt collector) memaksa semua penumpang turun dari mobil, namun kami memilih tetap bertahan karena memang kendaraan itu atas nama HRG," kata Bahari.  Lalu, pihak debt collector merusak kaca depan mobil dan benda tumpul hingga pecahan kaca melukai bagian tangan kiri supir. Tidak sekedar merusak kendaraan, pihak debt collector bahkan meneriaki penumpang di dalamnya dengan sebutan maling sehingga mengundang perhatian warga sekitar. "Untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman warga, supir melarikan kendaraan menuju Mapolsek terdekat sehingga terjadi aksi kejar-kejaran," lanjut Bahari. Dalam aksi kejar kejaran, pihak debt collector menabrakkan bagian belakang kendaraan Pajero milik HRG sehingga menyebabkan kaca belakang pecah dan pintu bagasi hancur penyok.  Tak puas dengan sekedar menabrakkan kendaraannya, pihak debt collector lalu meneriaki HRG dan penumpang di dalam kendaraan Pajero dengan sebutan rampok sehingga memprovokasi warga dan pengendara lainnya untuk menghentikan kendaraan Pajero. Pihak debt collector membabi buta. Setelah berhasil menghentikan mobil Pajero lalu melakukan kekerasan terhadap penumpang di dalamnya.  "Aksi mereka tidak berhenti meskipun kita sudah berada di depan halaman Mapolsek Ajibarang," terang Bahari.

Video Lainnya

\
X